| Kru Anak Kampung SK |
 |
|
Posted by Julham Efendi | Under budidaya
Thursday Jan 22, 2009
Akhir nya apa yang selama ini kami kerjakan tidak sia-sia ada nya, yaitu mengembang dari suatu limbah menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat dan bergizi tinggi, itulah jamur tiram putih. Pada saat gambar ini diambil pertumbuhan jamur memang masih sedikit tetapi sekarang pertumbuhan nya sudah mulai bagus.
Untuk saat ini dari sekitar 190 baglog bisa menghasilkan sekitar 1/4 kilogram, memang ini masih jauh dari target yang ingin dicapai, tetapi untuk ujicoba ini adalah awal yang bisa dikatakan lumayan lah
heheehehehe… untuk pemula kali ya…
Dan yang terpenting dari pada itu kita sudah bisa menikmati makanan olahan jamur tiram dari pembudidayaan sendiri.
Rencana kedepan nya kita akan menambah baglog (media tanam) menjadi 1000 atau lebih, ini untuk memenuhi permintaan dari masyarakat sekitar kampung. Walaupun ada beberapa teman-teman dari luar kota yang telah menghubungi saya untuk memesan jamur ini namun kita belum bisa memenuhi nya.
InsyaAllah kedepannya nanti “Kampung Digital Sumber Karya” akan ber-metamorfosis menjadi kampung jamur di Binjai khususnya, dan dapat menjadi salah satu alternatif pendapatan bagi masyarakat sekitar.
Mohon doa nya ya……
Posted by Julham Efendi | Under budidaya
Tuesday Nov 25, 2008
Ini adalah langkah anak kampung digital untuk memanfaatkan limbah kayu yang di gunakan untuk budidaya jamur tiram. Setelah beberapa waktu lalu kita membuat pengembang biakan bibit jamur tiram, kini saat nya untuk menuju kepada tahap berikutnya yaitu membuat media tumbuh jamur yang dikenal dengan istilah baglog.
Setelah proses ini selesai, proses selanjutnya adalah melakukan pengukusan media tanam (baglog) dengan menggunakan tungku selama lebih kurang 4 jam. Proses ini sama seperti waktu kita mengembangkan pembibitan pertama.
Proses selanjutnya adalah menyampurkan bibit dengan media tanam (baglog) yang telah kita buat sebelumnya.
Posted by Julham Efendi | Under budidaya
Thursday Nov 13, 2008
padahal sebenarnya jamur tiram putih goreng tepung?

Pernahkah Anda terkecoh, mengira yang Anda makan adalah ayam goreng tepung, padahal sebenarnya jamur tiram putih goreng tepung? Dari penampilan, keduanya tak tampak beda. Dari tekstur dan rasanya pun, mirip. Warna jamur tiram yang putih kekuningan dan tekstur yang lembut kenyal, tak ubahnya seperti potongan daging dada ayam.
Penyebabnya adalah kandungan protein jamur yang ditambah dengan glutamat dan nukleotida (penyedap rasa) alami yang tinggi. Hingga rasa gurihnya kuat, selezat produk-produk daging. Karena itu tak heran bila jamur sering digunakan para vegetarian untuk menggantikan menu daging mereka.
Jamur juga alternatif bagi mereka yang uang belanjanya pas-pasan, untuk memperbanyak volume masakan tanpa harus kehilangan kenikmatan rasa daging aslinya.
Tak Semata-mata Untuk Hidangan
Selain karena lezat, dewasa ini orang makan jamur juga karena pertimbangan kesehatan.Jamur mudah dicerna dan dilaporkan berguna bagi para penderita penyakit tertentu. Jamur merang, misalnya berguna bagi penderita diabetes dan penyakit kekurangan darah, atau bahkan dapat mengobati kanker. Banyak juga jamur-jamur seperti jamur-jamur Ganoderma yang memang dibudidayakan sebagai bahan obat. Read the rest of this entry »
Posted by Julham Efendi | Under budidaya
Tuesday Oct 28, 2008
Beberapa hari yang lalu kita telah mendokumentasikan hasil perkembangan dari proses pembibitan F3 yang diolah dari bibit F2(bibit master) dicampur dengan bahan-bahan dasara yang telah kita siapkan sebelumnya yaitu berbahan dasar serbuk gergajian kayu.
proses yang ada dalam gambar adalah proses pembibitan yang telah berjalan selama lebih kurang 20 hari, proses ini harus kita laksanakan selama lebih kurang tiga puluh hari, jd sekarang kita menunggu sekitar 10 hari lagi untuk menuju pada tahap berikut nya dalam proses budidaya jamur tiram ini. Proses berikutnya adalah pemindahan ke media plastik yang biasa disebut dengan baglog. Dari pembibitan F3 sebanyak 50 botol yang kita buat disini sesuai dengan intruksi dan bimbingan yang kita terima maka akan menjadi sebanyak 2000 baglog, nah dari baglog inilah nantinya kita akan dapat menghasilkan jamur tiram. Sekian dulu yang bisa saya tuliskan disini, InsyaAllah pertengahan bulan November 2008 saya akan tuliskan lagi perkembangan budidaya jamur di Kampung Digital Sumber Karya Binjai ini.
Wassalam.
Posted by Julham Efendi | Under budidaya
Wednesday Sep 24, 2008
Rabu, 24/09/08 kami meliput kegiatan beternak kelinci di wilayah kampung digital sumber karya tepatnya berada di lingkungan III kel. Sumber Karya Binjai yang berjarak sekitar 500 meter dari basecamp KD sumberkarya. Ternak ini dikelola oleh anggota KD Sumberkarya yang bernama Surya & Eko pasangan abang adik. Kegiatan ini telah dilakukan mereka beberapa bulan yang lalu dan saat ini telah memiliki pelanggan sampai keluar provinsi, pelanggan yang datang dari berbagai kalangan baik untuk konsumsi pribadi maupun utk dijadikan sebagai makanan olahan yaitu “Sate Kelinci”. Saat ini Mereka memiliki beberapa jenis kelinci dari Mulai jenis Anggora dan lainya (lupa jenis nya
).
Populasi Kelinci yang mereka miliki sampai saat ini telah mencapai sekitar 20-an ekor kelinci dan rencana kedepannya akan memperluas kandang untuk memenuhi permintaan pelanggan dari luar Daerah seperti Aceh dan kota sekitar Binjai. Wah keren juga nih. Harga kelinci yang dijual ber variasi mulai dari Rp. 75.000 sampai dengan Rp. 500.000 per kelinci. Untuk para pecinta dan peminat kelinci bisa datang langsung kelokasi jika berminat untuk melihat atau melakukan transaksi jual beli. ( Lokasi : Jl. Danau Belida Lk. III - Kel Sumber Karya Binjai, Telp 085297995999 - EKO & Surya ).